Indika Foundation
Best Practice

Understanding Peace

Cek Fase Organisasi Lewat Nonprofit Lifecycle

Nur Fauziyah Pradita

Sep 19, 2022

Cek Fase Organisasi Lewat Nonprofit Lifecycle
Cek Fase Organisasi Lewat Nonprofit Lifecycle

Sebuah organisasi perlu mengetahui sudah ada di tahap mana pertumbuhannya, apakah masih di tahap start-up, sudah menuju tahap growth atau sudah menjadi organisasi yang mature.

Nonprofit lifecycle adalah proses dimana organisasi mengalami pertumbuhan dan penurunan melalui perubahan sistem, proses, dan elemen yang mendukung keberadaan organisasi. Pertumbuhan dan penurunan ini tidak berdasarkan pada umur organisasi, melainkan progress yang dialami organisasi tersebut. Misalnya pada tahapan start-up, keputusan masih dibuat oleh founder atau pendiri organisasi dan biasanya hanya memiliki beberapa orang staf saja.

Lebih jelasnya, nonprofit lifecycle ini dapat:

  1. Menjadi alat dalam melakukan perencanaan strategis program, sehingga organisasi dapat memfokuskan program apa saja yang ingin diintervensi
  2. Memahami sudah di fase mana organisasi kita berada
  3. Mengatasi kesulitan yang dihadapi organisasi, sehingga organisasi dapat bertumbuh dan berkelanjutan

Fase nonprofit lifecycle berdasarkan budaya dan operasional organisasi sebagai berikut:

1. Idea

Founder memanfaatkan relawan sebagai panduan dalam merintis organisasi. Budaya organisasi masih ditentukan oleh founder.

2. Start-up

Flat organization, keputusan dibuat oleh founder dan dukungan relawan dibutuhkan. Budaya organisasi masih action-oriented.

3. Growth

Founder berperan sebagai key decision-maker dan menjabat sebagai Direktur Eksekutif dengan bimbingan dari Board, serta meningkatnya jumlah staf di organisasi. Budaya organisasi berorientasi pada hasil.

4. Maturity

Pemimpin sering kali merupakan generasi kedua atau ketiga dari founder, pembagian kerja yang jelas dan akuntabilitas di antara staf, budaya organisasi didefinisikan dengan baik dan berfungsi sebagai keunggulan kompetitif.

5. Decline

Meningkatnya turnover staf dan menurunnya kemampuan organisasi untuk merekrut talenta terbaik dan menurunnya transparansi

6. Crisis

Ketidakmampuan organisasi untuk mengisi peran kunci, meningkatnya perselisihan dan perpecahan di antara staf serta ketidakpercayaan terhadap pemimpin

Kenapa memahami nonprofit lifecycle berguna bagi organisasi kita?

  • Organisasi dapat menetapkan ekspektasi atau harapan yang realistis, sehingga organisasi bisa mengidentifikasi sumber daya yang yang tepat dan diperlukan untuk menjalankan strateginya dan tujuan tercapai. Misalignment terjadi ketika ada elemen yang berada pada tahap yang berbeda dan tidak sejajar, misalnya program organisasi sudah dalam tahap growth, namun kondisi finansial organisasi masih dalam tahap start-up.
  • Organisasi dapat mengantisipasi dan siap menghadapi tantangan, misalnya bagi organisasi yang ada pada tahap mature biasanya menghadapi penurunan (decline) dengan mengabaikan relevansi program. Untuk menjaga hal tersebut, organisasi dapat secara proaktif menjadi learning organization untuk memastikan adanya inovasi dan menghasilkan ide-ide baru untuk keberlangsungan organisasi.
  • Organisasi dapat menentukan kepemimpinan terbaik bagi organisasi, kemampuan kepemimpinan harus menyesuaikan ketika organisasi berpindah siklus ke tahap selanjutnya, misalnya dari tahap growth ke maturity. Nonprofit lifecycle berguna bagi board/dewan dalam menentukan kualitas yang harus ada pada pemimpin organisasi.

Sumber: Social Impact Architects. Suzzane Smith. 2022. Where is Your Organization in the Nonprofit Lifecycle?

Nur Fauziyah Pradita

Program Officer


Bagikan melalui

Materi terkait

Best Practice

Bikin Program yang Inklusif, Gimana Caranya?

13 September 2022

Nur Fauziyah Pradita

Indika Foundation

Temukan kami juga di


Copyright © 2021 Indika Foundation. All rights reserved

Bahasa Indonesia

ID